Hari ini,,,,
Bunga layu,
Bunga tak mekar macam selalu,
Bunga melayu dibayu angin berlalu,
Ada air, ada cahaya, ada sumber,
Namun tetap melayu,
Mengapa bunga ?
Kelopak bunga gugur satu persatu,
Merah menjadi pudar,
Wangi semakin bubar,
Duri-duri seakan menusuk diri sendiri,
Baba pergi tak kembali..
Awan bergulung hitam,
Rintik hangat membasahi pipi,
Bunga melihat bonda kanda adiknda serupa
bunga,
kini kelopak tinggal 5 dari 7,
apakah bunga akan berbahagia?
Bunga dibenih,
Bunga tumbuh,
Baba dan mama menyiram,
Tak ada seekor ulat pun datang singgah,
Lindungan utuh dicipta,
Tak mudah rapuh.
Tenanglah wahai baba,
Yatim bunga hanya didunia,
Kiriman doa selalu dihantar,
5 waktu siang malam,
berharap berjumpa disyurga firdausi..
Terima kasih baba,
Membesarkan bunga,
Melayan bunga bagai puteri,
Menemani bunga sehingga dapat berdikari,
Melindungi seperti permata,
Sayang terlau sayang,
Tidurlah baba,
Bunga akan menjaga keluarga,
Tak menjadi pengganti baba,
Tapi menggalas amanah baba..
Semoga Allah selalu bersama kita,
Menemukan kita disurga firdausi..
Nukilan ini untuk sahabatku:
Intan Fazleena Binti Mohd Nordin
Alfatihah untuk ayahnya...
LAYU
